BEIJING – Cyberspace Administration China (CAC) mengklaim sistem sensor online hanya melindungi keamanan nasional dan tidak bermaksud untuk mendiskriminasikan perusahaan asing. Menurut mereka sensor online-nya tidak menargetkan negara tertentu atau melanggar komitmen perdagangan.
Hal itu mereka ungkapkan setelah mereka memblokir situs berlabel Amerika Serikat oleh pemerintah Beijing karena dianggap sebagai penghalang perdagangan. Sementara United Nation Trade Representative (USTR) melaporkan hasil laporan tahunan mereka pada tahun lalu bahwa sistem sensor di Cina memperburuk perusahaan-perusahaan asing dan pengguna internet dengan beban yang signifikan.
"Tujuan dari pengamanan sistem inspeksi internet adalah untuk menjamin keamanan dan pengendalian produk teknologi informasi dan layanan, perlindungan keamanan bagi pengguna informasi, memperkuat pasar serta meningkatkan kepercayaan diri bagi pengguna," kata CAC kepada Reuters akhir pekan lalu.
Lebih lanjut mereka menegaskan bahwa pemerintah Cina tetap mematuhi prinsip-prinsip Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) serta aksesnya. Selain itu mereka juga mengaku tetap melindungi kepentingan perusahaan yang legal secara hukum. Dan juga, mereka juga tetap berusaha menciptakan lingkungan pasar yang wajar bagi para pengusaha.
Kebijakan serupa memang belum pernah terjadi sebelum pemerintahan Xi Jinping. Beberapa situs Barat seperti Google, Facebook dan Twitter, serta beberapa situs berita global tidak dapat diakses di Cina. Menurut mereka cara tersebut dapat menjaga stabilitas sosial di tengah berbagai ancaman seperti terorisme.
Berdasarkan data dari kelompok anti-sensor GreatFire.org, hampir seperempat dari ratusan ribu halaman web, domain, situs terenkripsi, pencarian online dan alamat IP yang memonitor di Cina diblokir pada awal April. Angka itu naik dari 14 persen pada saat awal Xi Jinping menjadi presiden.
Sementara itu para pengusaha luar negeri mengeluhkan adanya kebijakan tersebut. Berdasarkan survei pada 2016 oleh American Chamber of Commerce di Cina menunjukkan 79 persen dari anggotanya melaporkan dampak negatif pada bisnis mereka setelah adanya sensor internet tersebut.
Source → Cina: Sistem Sensor Online Bukan untuk Halangi Perdagangan Internasional
